TUJUAN DAN  SASARAN PERANGKAT DAERAH

 

1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional

       1.a. Optimalisasi sarana dan prasarana Sumber Daya Manusia

Beberapa kebijakan Nasional dalam mengimplementasikan di daerah perlu dukungan dan ketepatan terhadap prioritas sasaran, termasuk Sumber Daya Manusia/tenaga  yang semakin berkurang dikarenakan banyak yang purna tugas dan tidak diimbangi dengan rekrutmen pegawai. Berdasarkan anjab kebutuhan pegawai di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta sebanyak 294 orang ternyata baru terpenuhi 114 orang atau 39% (tiga puluh sembilan presen).

Sesuai Peraturan Daerah dan Peraturan Walikota yang mengatur ketugasan OPD  Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta perlu pemenuhan SDM serta Sarana dan Prasarana  dalam meningkatkan produktifikas  kerja, sumber daya aparat pemerintahan sangatlah penting dan berpengaruh dalam pencapaian kinerja.

     1.b. Pengaturan penyelenggaraan fungsi manajemen dan aparat secara profesional, sesuai dengan ketugasan OPD Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta harus  melakukan pengelolaan keuangan yang efektif, rasional sesuai kebutuhan anggaran yang diperlukan, transparan dan akuntabel serta dalam pengelolaan aset daerah.

 

2. Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah

       2.1. Tujuan

  1.        1. Meningkatkan akuntabilitas keuangan dan aset daerah;
  2.        2. Meningkatkan pendapatan pajak daerah.

Rumusan  tujuan perangkat dapat dihitung dengan formula indikator Perangkat daerah yang diukur dengan prosentase. 

       2.2. Sasaran

                 Sasaran yang akan dicapai oleh Badan Pengelolaan Keuangan Kota Yogyakarta adalah sebagai berikut :

                    1. Akuntabilitas keuangan dan aset meningkat;

                    2. Pendapatan pajak daerah meningkat.

Faktor yang menjadi bahan pertimbangan terhadap rumusan kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah  Kota Yogyakarta merupakan pencapaian Misi Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta pada Misi ke 7 (tujuh) yakni :”Meningkatkan tatakelola pemerintahan yang baik dan bersih”.

Sesuai dengan tupoksi OPD yaitu mengampu pengelolaan keuangan dan aset daerah serta meningkatkan pendapatan pajak daerah yang merupakan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah, maka Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta berupaya untuk memaksimalkan pengelolaan keuangan yang efektif, transparan dan akuntabel serta  meningkatkan pelayanan.

Dengan demikian Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta harus senantiasa melakukan perbaikan dalam penentuan kegiatan dengan menggunakan anggaran yang efektif, efisien dan rasional serta akuntabilitas untuk kepentingan pemerintah daerah, sehingga upaya   dapat dilakukan adalah :

  • Harus dapat menyajikan Laporan Keuangan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan;
  • Meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel sehingga dapat meraih penilaian dari hasil audit BPK dengan nilai Wajar Tanpa Pengecualian;
  • Meningkatkan kualitas SDM untuk penataan sistem prosedur pengelolaan keuangan dan aset daerah;
  • Meningkatkan kinerja para pejabat dalam mengamanahi kegiatan yang dilaksanakan sesuai program dan tatakala.

Link download Rencana Kerja 2019